Selasa, 07 Februari 2017

MATERI PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM

KELOMPOK 1
IX DARK

SURAH AL-INSYIRAH

Surah Al-Insyirah merupaka surah yang ke-94 dalam Al-Quran. Nama Al-Insyirah diambil dari kata Alam Nasyrah yang terdapat pada ayat pertama,yang berarti"Bukankah kami telah melapangkan"Surah Al-Insyirah golongan surah makiyyah dan diturunkan sesudah surah Ad duha.Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah Alam Nasyrah. Didalam surah tersebut,Allah SWT.memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW.agar berjuang dengan ikhlas dan tawakal.

Surah Al-Insyirah menjelaskan tentang nikmat yang diberikan Allah SWT.kepada Nabi Muhammad SAW.Allah SWT.menurunkan surah ini untuk menghibur Nabi Muhammad SAW.dan kaum muslimin,karena pada waktu itu orang-orang musyrik menghina kekafiran (kemiskinan kaum muslimin)serta sebagai jalan keluar dalam menghadapi segala kesulitan yang mereka alami. Dalam surah tersebut juga di jelaskan tentang nikmat-nikmat Allah SWT.yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW.dan kaum muslimin.

Surah Al-Insyirah juga berisi tentang pernyataan Allah SWT.bahwa setelah kesukaran ada kemudahan,sesudah gelap akan terbit terang,karena sepanjang apapun malam pasti akan terbit pagi. Sehingga seorang muslim tidak boleh putus asa,dan tetap melakukan amal shaleh serta menjaga ketakwaan. Umat islam diharapkan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan suatu pekerjaan,dan apabila telah selesai mengerjakan sesuatu,maka selanjutnya umat islam harus berserah diri atau menyerahkannya kepada Allah SWT.

1.Surah Al-Insyirah
Allah SWT. berfirman:
 

Artinya:
1.Bukankah kami telah melapangkan untukmu dadamu?
2.Dan kami telah menghilangkan dari padamu bebanmu.
3.Yang memberatkan punggungmu.
4.Dan kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.
5.Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
6.Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
7.Maka, apabia kamu telah selesai (dari sesuatu urusan),kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan)yang lain.
8.Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

2.Arti Mufradat
 
Pengertian Mufradat
Kosakata atau dalam bahasa arab disebut mufradat, dalam bahasa Inggrisnya vocabulary adalah himpunan kata atau khazanah kata yang diketahui oleh seseorang atau entits lain yang merupakan bagian dari suatu bahasa tertentu. Kosakata ada yang mendefinisikan sebagai himpunan semua kata-kata yang dimengerti oleh orang tersebut dan kemungkinan akan digunakannya untuk menyusun kalimat baru. 
Kosakata merupakan kumpulan kata-kata tertentu yang akan membentuk bahasa. Kata adalah bagian terkecil dari bahasa yang sifatnya bebas. Pengertian ini membedakan antara kata dengan morfem. Morfem adalah datuan bahasa terkecil yang tidak bisa dibagi atas bagian bermakna yang lebih kecil yangmaknanya relatif stabil. Maka kata terdiri dari morfem-morfem.


3. Penerapan Ilmu Tajwid

Pengertian Ilmu Tajwid 
     Tajwid menurut bahasa (ethimologi) adalah memperindah sesuatu. Sedangkan menurut istilah adalah mengeluarkan setiap huruf dari tempat keluarnya (makhrojnya) dengan memberi hak dan mustahaknya.
Yang dimaksud dengan hak huruf adalah sifat asli yang selalu bersama dengan huruf tersebut, seperti al-jahr, isti'la, istifal dan lain sebagainya. sedangkan mustahak huruf adalah sifat yang nampak sewaktu-waktu, seperti tafkhim, tarqiq, ikhfa dan lain sebagainya.
       Maka dapat dikatakan Ilmu Tajwid adalah pengetahuan tentang kaidah serta cara-cara membaca Al-Quran dengan mengeluarkan huruf dari makhrojnya serta memberi hak dan mustahaknya.
       Secara garis besar Ilmu Tajwid adalah ilmu yang mengajarkan tentang bagaimana cara membaca Al Quran yang baik dan benar.
Tujuan Ilmu Tajwid
       Tujuan ilmu tajwid adalah memelihara bacaan Al-Quran dari kesalahan dan perubahan serta memelihara lisan (mulut) dari kesalahan membaca.

4. Inti Sari 
Beberapa inti sari yang dapat dipelajari dari surah Al-insyirah,yaitu:
a.Penegasan tentang nikmat-nikmat Allah SWT.yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW.dan pernyataan Allah SWT.bahwa setelah kesukaran ada kemudahan.
b.Allah SWT.telah melapangkan dada Nabi Muhammad SAW.dan menghilangkan beban dari pundak Nabi Muhammad SAW.,beban yang dimaksud disini adalah kesusahan-kesusahan yang diderita oleh Nabi Muhammad SAW. dalam menyampaikan risalah islam.
c.Allah SWT. meninggikan sebutan nama Nabi Muhammad SAW. dengan meninggikan derajatnya,mengikutkan namanya dengan nama Allah SWT. dalam kalimat syahadat,dan menjadikan taat kepada nabi termasuk bagian dari taat kepada Allah SWT.
d.Perintah untuk mengerjakan amal shaleh dan setelah melakukannya diperintahkan bertawakal kepada Allah SWT.
 e.Larangan putus asa jika ditimpa kesulitan,sebab sesudah kesulitan pasti ada kemudahan.Dengan memahami kenyataan tersebut,umat islam diharapkan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan suatu pekerjaan,dan apabila telah selesai mengerjakan sesuatu,maka segera mengerjakan pekerjaan lain dengan sungguh-sungguh dan hanya berharap kepada Allah SWe.Larangan putus asa jika ditimpa kesulitan,sebab sesudah kesulitan pasti ada kemudahan.Dengan memahami kenyataan tersebut,umat islam diharapkan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan suatu pekerjaan,dan apabila telah selesai mengerjakan sesuatu,maka segera mengerjakan pekerjaan lain dengan sungguh-sungguh dan hanya berharap kepada Allah SWT.

 SEKIAN WASSALAMUALIKUM.Wr.Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar