KELOMPOK 1
IX DARK
SURAH AL-INSYIRAH
Surah Al-Insyirah merupaka surah yang ke-94 dalam Al-Quran. Nama Al-Insyirah diambil dari kata Alam Nasyrah yang terdapat pada ayat pertama,yang berarti"Bukankah kami telah melapangkan"Surah Al-Insyirah golongan surah makiyyah dan diturunkan sesudah surah Ad duha.Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah Alam Nasyrah. Didalam surah tersebut,Allah SWT.memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW.agar berjuang dengan ikhlas dan tawakal.
Surah Al-Insyirah menjelaskan tentang nikmat yang diberikan
Allah SWT.kepada Nabi Muhammad SAW.Allah SWT.menurunkan surah ini untuk
menghibur Nabi Muhammad SAW.dan kaum muslimin,karena pada waktu itu orang-orang
musyrik menghina kekafiran (kemiskinan kaum muslimin)serta sebagai jalan keluar
dalam menghadapi segala kesulitan yang mereka alami. Dalam surah tersebut juga
di jelaskan tentang nikmat-nikmat Allah SWT.yang diberikan kepada Nabi Muhammad
SAW.dan kaum muslimin.
Surah Al-Insyirah juga berisi tentang pernyataan Allah
SWT.bahwa setelah kesukaran ada kemudahan,sesudah gelap akan terbit
terang,karena sepanjang apapun malam pasti akan terbit pagi. Sehingga seorang
muslim tidak boleh putus asa,dan tetap melakukan amal shaleh serta menjaga
ketakwaan. Umat islam diharapkan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan suatu
pekerjaan,dan apabila telah selesai mengerjakan sesuatu,maka selanjutnya umat
islam harus berserah diri atau menyerahkannya kepada Allah SWT.
1.Surah Al-Insyirah
Allah SWT. berfirman:
Artinya:
1.Bukankah kami telah melapangkan untukmu dadamu?
2.Dan kami telah menghilangkan dari padamu bebanmu.
3.Yang memberatkan punggungmu.
4.Dan kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.
5.Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
6.Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
7.Maka, apabia kamu telah selesai (dari sesuatu
urusan),kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan)yang lain.
8.Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
2.Arti Mufradat
Pengertian Mufradat
Kosakata atau dalam bahasa arab disebut mufradat, dalam
bahasa Inggrisnya vocabulary adalah himpunan kata atau khazanah kata yang
diketahui oleh seseorang atau entits lain yang merupakan bagian dari suatu
bahasa tertentu. Kosakata ada yang mendefinisikan sebagai himpunan semua
kata-kata yang dimengerti oleh orang tersebut dan kemungkinan akan digunakannya
untuk menyusun kalimat baru.
Kosakata merupakan kumpulan kata-kata tertentu yang akan
membentuk bahasa. Kata adalah bagian terkecil dari bahasa yang sifatnya bebas.
Pengertian ini membedakan antara kata dengan morfem. Morfem adalah datuan
bahasa terkecil yang tidak bisa dibagi atas bagian bermakna yang lebih kecil
yangmaknanya relatif stabil. Maka kata terdiri dari morfem-morfem.
3. Penerapan Ilmu Tajwid
Pengertian Ilmu Tajwid
Tajwid menurut bahasa (ethimologi)
adalah memperindah sesuatu. Sedangkan menurut istilah adalah mengeluarkan
setiap huruf dari tempat keluarnya (makhrojnya) dengan memberi hak dan
mustahaknya.
Yang dimaksud dengan hak huruf adalah sifat asli yang selalu
bersama dengan huruf tersebut, seperti al-jahr, isti'la, istifal
dan lain sebagainya. sedangkan mustahak huruf adalah sifat yang nampak
sewaktu-waktu, seperti tafkhim, tarqiq, ikhfa dan lain
sebagainya.
Maka dapat dikatakan Ilmu
Tajwid adalah pengetahuan tentang kaidah serta cara-cara membaca
Al-Quran dengan mengeluarkan huruf dari makhrojnya serta memberi hak dan
mustahaknya.
Secara garis besar
Ilmu Tajwid adalah ilmu yang mengajarkan tentang bagaimana cara membaca Al
Quran yang baik dan benar.
Tujuan Ilmu Tajwid
Tujuan ilmu tajwid
adalah memelihara bacaan Al-Quran dari kesalahan dan perubahan serta memelihara
lisan (mulut) dari kesalahan membaca.
4. Inti Sari
Beberapa inti sari yang dapat dipelajari dari surah
Al-insyirah,yaitu:
a.Penegasan tentang nikmat-nikmat Allah SWT.yang diberikan
kepada Nabi Muhammad SAW.dan pernyataan Allah SWT.bahwa setelah kesukaran ada
kemudahan.
b.Allah SWT.telah melapangkan dada Nabi Muhammad SAW.dan
menghilangkan beban dari pundak Nabi Muhammad SAW.,beban yang dimaksud disini
adalah kesusahan-kesusahan yang diderita oleh Nabi Muhammad SAW. dalam
menyampaikan risalah islam.
c.Allah SWT. meninggikan sebutan nama Nabi Muhammad SAW. dengan
meninggikan derajatnya,mengikutkan namanya dengan nama Allah SWT. dalam kalimat
syahadat,dan menjadikan taat kepada nabi termasuk bagian dari taat kepada Allah
SWT.
d.Perintah untuk mengerjakan amal shaleh dan setelah
melakukannya diperintahkan bertawakal kepada Allah SWT.
e.Larangan putus asa jika ditimpa kesulitan,sebab
sesudah kesulitan pasti ada kemudahan.Dengan memahami kenyataan tersebut,umat
islam diharapkan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan suatu pekerjaan,dan
apabila telah selesai mengerjakan sesuatu,maka segera mengerjakan pekerjaan
lain dengan sungguh-sungguh dan hanya berharap kepada Allah SWe.Larangan putus
asa jika ditimpa kesulitan,sebab sesudah kesulitan pasti ada kemudahan.Dengan
memahami kenyataan tersebut,umat islam diharapkan bersungguh-sungguh dalam
mengerjakan suatu pekerjaan,dan apabila telah selesai mengerjakan sesuatu,maka
segera mengerjakan pekerjaan lain dengan sungguh-sungguh dan hanya berharap
kepada Allah SWT.
SEKIAN WASSALAMUALIKUM.Wr.Wb.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar